Jumat, 11 Oktober 2013

Dornauli

AN EXTRAORDINARY PRAYER
Doa Stefanus


MEMILIKI HATI YANG BERSIH


Kisah Para Rasul 6:54-60

(54) Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, sangat tertusuk hati mereka. Maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi.
(55) Tetapi Stefanus yang penuh Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan yesus berdiri di sebelah kanan Allah
(56) Lalu katanya" Sungguh, aku melihat langit terbuka dan Anak manusia berdiri kanan Allah.
(57) Maka berteriak-teriaklah mereka dan sambil menutup telinga serentak menyerbu dia.
(58) Mereka menyeret dia ke luar kota, lalu melemparinya. Dan saksi-saksi meletakkan jubah mereka di depan kaki  seorang muda yang bernama Saulus
(59) Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya" Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku."
(60) Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring;"Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!"Dan dengan perkataan itu meninggallah dia

Pendahuluan
Dunia dimana kita hidup, adalah dunia yang makin penuh dengan Kedendaman dan Pembalasan 
Namun rumusan hidup Kristen :
Matius 6:14-15
(14) karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu disorga akan mengampuni kamu juga.
(15) Tetapi jikalau kamu tidak mengampuni kesalahan orang, Bapamu di sorga tidak akan mengampuni kamu juaga
Doa kita menjadi sia-sia jika kita masih menyimpan kebencian  serta kedendaman

Dibalik Pengampunan ada Kuasa
1. Kuasa Damai Sejahtera
2. Kuasa mengalahkan Setan
3. Kuasa urapan pelayanan

Seseorang baru bisa mengampuni dengan benar, jika kita memiliki HATI YANG BERSIH.
   Adapun hati yang bersih adalah:
    1. Hati yang mengasihi dan mengampuni
    2. Hati yang rendah hati dan menyadari anugrah
    3. Hati yang mau diajar, mau mengakui kesalahan dan dibentuk Tuhan
    4. Hati yang selalu dipenuhi dengan syukur dan pujian bagi Tuhan

Hati yang bersih itu kita dapatkan:
 1. Kalau pikiran kita selaras dengan Firman Tuhan dan keinginan Tuhan
 2. Kalau iblis tidak lagi berkuasa atas hidup kita
 3. Kalau Roh Kudus, sudah seluruhnya mengambil alih hidup kitA
 4. Kalu Cinta kita pada Yesus lebih besar dari cinta kita pada apapun dalam kehidupan kita ini.